Saturday, 31 August 2013
Ais
Rupanya realiti yang sedang ku hadap
Kamu,
Perilakumu;
--Manis
Aku,
Bagai ais yang dibiar bawah terik matahari;
--Cair
Semuanya terlalu manis untuk malam ini
;')
Friday, 30 August 2013
Merdeka
Rasa yang datang serupa tahi
Mencarut keluar semua babi
Asalnya mahu kongsi
Namun bila aku mula bicara
Seorang demi seorang berambus pergi
Terus sepi tanpa suara
Bagus juga
Paling-paling terlihatkan dek mata;
Siapa sahabat suka duka
Siapa dia teman gelak tawa
Dan siapa pula kawan yang paling celaka
Aku memang belum merdeka
Sebab diri aku sedang dijajah amarah durjana
Thursday, 29 August 2013
Gila sama gila.
Tajam kata
Rabak jiwa
Keliru rasa
Satu risiko yang paling teguh aku tanamkan antara aku dengan dia;
Tetap perlu gigih jadi teman tak berperasaan
Bila dengar
Sakitnya perlu tanggung
Bila sentuh
Pedihnya perlu diharung
Jujurnya
Aku tak tahu perasaan bodoh apa ini
Solusi termudahnya;
Mati
Friday, 23 August 2013
Tahap mana.
Kau ingat tak macam mana kita stress masa dekat Fraser?
Macam tu lah aku rasa sekarang
Kemudian kau gandakan dengan lima
Fapppppppp!
Thursday, 22 August 2013
Monday, 19 August 2013
Penabur janji
Datang cuma bila kau suka
Kau fikir aku ini apa?
Tabur janji
Tak lama, kau hilang
Sama hilangnya rasa aku pada kau sekarang
Untuk apa kau datang kembali?
Mahu janji apa pula kali ini?
Cukuplah
Tanpa kau pun aku mampu bahagia
Walaupun lelaki yang ini tak sogok aku macam yang kau mampu beri
Sekurang-kurangnya dia tak terlalu mudah taburkan janji
Pergilah
Kau tak pernah perlukan aku sebenarnya
Sunday, 18 August 2013
Tentang percanggahan.
Adakalanya ada prinsip yang kita rasa bodoh
Tapi sampai satu masa
Mahu atau tidak
Kita terima juga prinsip itu
Dan aplikasikannya dalam hidup
Sebab adakalanya kita tak tahu
Prinsip bodoh itu
Cuma dirasa bodoh oleh kita
Tapi tidak pada orang lain
Friday, 16 August 2013
For the sake of our friendship
that changed the shit turns into happiness;

So, here we go
We're gonna meet again
With the good friends
Like our good old days
Leave those unwanted matters behind
Enjoy every single moment like when we were 21
Cause all I wanna do is having a good time
So,
Let's fuck those problems
Feel like I won't give a shit this time
So,
Sounds like you're lucky this time?
Perhaps :)
Thursday, 15 August 2013
All these while.
Saturday, 10 August 2013
Thursday, 8 August 2013
I should have known
Adakah ini perasaan cuma
Atau kau yang tak bersungguh memang
Bukan, aku maksudkan
Aku tahu kau bagaimana
Tapi yang cuma aku tak tahunya
Kenapa perlu aku deny juga
Mungkin sememangnya lumrah manusia
Sentiasa hidup dengan harapan
Daripada orang yang memang beri harapan;
Yang tinggi
Yang terlalu kita mahu
Dan yang bakal makan diri
Aku sepatutnya tahu
Atau tidak
Hari ini bakal tercatat
Sebagai ulangtahun kelahiran
Yang paling merodok jiwa
I should have known
Monday, 5 August 2013
Super rangers from loftus road,
Sama tahu sebab sama hilang akalnya
Sebutlah bagaimana jahanamnya zaman muda
Tapi syukur hari ini kita jadi siapa kita
Untuk kita yang lama
Simpankan seeloknya
Letakkan dalam mesin putaran masa
Biar terkisar halus sampai lumat tak apa
Walau sepuluh yang lain entah mana
Cukuplah cuma kita dua
Saling melengkapi apa adanya
Biar terasa masih berduabelas sama
Hadiah ini
Tanda aku mahu kita terus jalan
Sama-sama
Bila-bila
Mana-mana
Sebab some things are better left unsaid,
Jadi biar instinct jalankan kerja dia

Happy belated 25th birthday!
Sunday, 4 August 2013
Meatball-spaghetti-pizza
Biar tiada yang hulur tangan bantu bangun
Namun
Cukup ada yang sudi duduk sama
Bukan bicara jatuhnya bagaimana
Tapi tentang bagaimana mahu melupa
Dua puluh empat jam sekalipun
Biar langsung tanpa suara
Tapi tetap masih boleh rasa apa yang lainnya
Semoga baik mula dan akhirnya
SindiketBBG
Terima kasih untuk wujudnya kita-kita
Friday, 2 August 2013
Dari hati manusia yang disampahkan oleh manusia lain.
Saat yang terpaling jatuh
Ditempat yang terpaling bawah
Atas kepala
Ada batu
Tersangat besar
Dalam hati
Ada pisau
Tersangat tajam
Aku rasa disampahkan;
Tersangat kotor
Menggelikan
Busuk
Hina
Jijik
Lidah manusia
Memang mampu membunuh
Cuma yang peliknya
Aku belum mati
Lowest point.
Bila manusia fikir dia tuhan
Yang tentukan rezeki seseorang
Yang jadikan siapa seseorang itu hari ini
Padahal sebenarnya manusia lupa
Tuhan cuma jadikan sesuatu situasi itu asbab
Yang mana secara tak langsung manusia jadi pelakunya
Terima kasih jatuhkan aku pada tahap paling bawah
Berpijaknya aku di mana aku sekarang
Sebab aku percaya kerja tuhan
Bukan sebab kau yang aturkan
Permainan mengungkit
Kalau kau tawarkan aku bermain sama
Aku bisa menang sepuluh kali ganda rasanya
Cumanya aku tak berminat
Sebab terlalu bercerita tentang apa sumbangan kita
Itu riak
Menunjuk-nunjuk
Terlalu berbangga
Atau dalam kata lainnya
Tak pernah ikhlas
Buatlah selama mana kau mahu
Aku memang sedang jatuh terduduk
Tadah airmata yang sama jatuh macam aku
Tapi aku percaya
Tuhan sedang ajar aku jadi manusia
Jadi aku doa
Agar tuhan tunjukkan kau jalan yang lebih baik
Sebab aku percaya
Aku dianiaya
Dan rezeki kita
Datang dari Dia
Aku harap kau tahu sama
Terima kasih sebab masih ingatkan aku ini siapa
Aku memang tak pernah lupa