Ada saatnya aku malu terkebelakang
Termangu kaku fikir setiap perilakumu
Padahal kau terlalu tenang depan si batu ini
Kau teruskan hidup macam menyusur indahnya pelangi
Terlalu jauh aku ditinggalkan
Sepuluh batu kau terkehadapan
Yang jasadnya tak mampu aku kejarkan
Yang namanya tak mampu aku teriakkan
Dan yang cuma aku mampu, hidup dengan bayangan
Moga bisa ku lupakan segala tentangnya
Andai antara kami memang takkan bisa bersatu
Moga yang di atas sana kuatkan aku
Moga Dia perkenan permintaanku